Daftar Harga Sayuran Hidroponik di Pasaran

Jumat, 16 Maret 2018

Daftar Harga Sayuran Hidroponik di Pasaran

Bertanam secara hidroponik adalah melakukan proses penanaman tanpa medium tanah. Hal ini berarti tanaman kita ditanam di atas pot berisi air dan sumber nutrisi lainnya. Hidroponik adalah solusi bagi mereka yang ingin berkebun namun dalam lahan yang terbatas. Kualitas sayuran hidroponik juga tergolong baik, bahkan sangat baik karena aman dari pestisida dan juga terhindar dari hama yang sering ada di tanah. Tak heran banyak peminatnya. Nah, jika Anda penasaran dengan harga sayuran hidroponik di pasaran, berikut ringkasan singkatnya untuk Anda.

sayuran hidroponik
Baca Juga : Analisa Usaha Hidroponik Lengkap Sayur Selada

Harga sayuran hidroponik memang lebih tinggi dari tanaman lainnya yang dibiakkan dengan media tanah. Salah satu contoh yang mencolok adalah satu ikat sawi yang bisa dibandrol sampai dengan harga Rp 20.000,00, sementara sawi yang dibiakkan secara konvensional paling mahal hanya Rp 7.000,00. Tidak hanya sawi, selada hidroponik pun juga dijual seharga Rp 20.000,00 per ikatnya. Dengan harga yang hampir tiga kali lipat dari harga tanaman biasa, tak ayal banyak yang mulai melirik bisnis hidroponik sebagai upaya meningkatkan omset penjualan sayuran.

Bagi Anda yang tertarik untuk menaman sayuran hidroponik untuk kepentingan sendiri maupun untuk dijual kembali, sebenarnya caranya tidaklah sulit. Anda dapat membeli bibit sayuran hidroponik di toko bibit ataupun secara online. Harga bibit sayuran ini umumnya adalah 30 ribu hingga 50 ribu rupiah saja. Kemudian sebagai potnya, Anda dapat menggunakan botol air bekas, yang ukurannya dapat Anda sesuaikan sesuai kebutuhan. Selain itu Anda juga dapat membeli rockwool serta nutrisi hidroponik bagi sayuran Anda. Semua bahan tersebut dapat dibeli dengan mudah.

Jika bahan-bahannya sudah siap, Anda biasanya perlu memberikan perhatian lebih pada pupuk alias nutrisi hidroponik. Hal ini disebabkan tanaman hidroponik tidak menggunakan tanah, sehingga unsur hara yang biasanya terdapat pada tanah perlu digantikan melalui media tanam lainnya. Pupuk yang paling banyak digunakan adalah AB Mix. Pupuk jenis ini dapat Anda temukan di pasaran dengan mudah, dengan harga sekitar Rp 80.000,00 untuk ukuran 1000 liter. Untuk mengaplikasikannya, Anda perlu mencampur 5ml pupuk A dan 5ml pupuk B dengan 1 liter air.

Dengan alat, bahan dan juga cara menanam yang sangat sederhana Anda sudah mampu mendapatkan sayuran yang sehat dan bergizi. Selain itu, apabila Anda tertarik menekuni bisnisnya, harga sayuran hidroponik juga sangat menjanjikan. Terkait dengan pangsa pasar, walaupun harganya lebih tinggi dari sayuran konvensional, akan tetapi karena kualitasnya terjamin banyak orang, terutama yang di kota-kota besar lebih memilih sayuran hidroponik dibandingkan dengan sayuran yang ditanam di tanah. Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan tanaman hidroponik. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat.

Baca Juga : Samsung Tv 4K